Browser Anda tidak mendukung javascript.

RajaBacklink.com, Tempat Berkumpulnya Seluruh Blogger Indonesia
Pentingnya Memperhatikan Perilaku dan Ketenaran Seorang Influencer Bagi Sebuah Brand
17-Nov-2020
Artikel   »   Blogger

Pentingnya Memperhatikan Perilaku dan Ketenaran Seorang Influencer Bagi Sebuah Brand


Di era digital sekarang ini, banyak pemilik bisnis menggunakan kekuatan media sosial untuk
berkomunikasi dengan rekan dan pelanggan. Selain bisa melakukan promosi mandiri, pemilik bisnis juga
banyak menggunakan layanan influencer untuk menjajaki pasar yang lebih luas guna mendukung
meningkatkan pendapatan usahanya. Lantas, apakah perilaku influencer dan ketenaran mereka sangat
penting di mata brand?
Salah satu pertimbangan pemilik bisnis untuk menggunakan layanan influencer adalah karena fame
(kepopuleran) atau daya tariknya serta jumlah follower yang dimiliki influencer tersebut.
Ada tiga faktor relasi antara audiens dan influencer:
Follower berdedikasi atau setia yang suka berinteraksi dengan influencer. Misalnya submit comment,
simpan posting, like dan lain-lain. Perlu diingat bahwa penonton tidak terlalu menyukai konten iklan
yang terkesan menipu.
Relevansi dan kualitas konten dari influencer. Bisa mendidik, menghibur, menginspirasi atau bahkan
sekedar memberikan informasi. Dengan cara ini, hubungan antara brand dan influencer menjadi alami

dan kredibel.Rasio konten natural dan berbayar dari influencer harus seimbang agar penonton tidak
melulu diserbu iklan.
Influencer mungkin memiliki basis massanya sendiri di media sosial. Namun, pemilik bisnis, brand, atau
pengiklan lain tidak selalu tertarik pada kreativitas yang dimiliki influencer.
Cara memberi pengaruh, mengkomunikasikan informasi atau konten mereka terkadang dianggap
sebagai "perilaku buruk". Salah satu kasus yang sempat hangat belakangan ini adalah hubungan timbal
balik berupa ketenaran yang ditawarkan para influencer kepada pemilik bisnis produk dan brand.
Menurut Kamus Bahasa Indonesia, bahwa ketenaran adalah kemahsyuran seseorang atau keterkenalan
akan sesuatu yang akan di sorot media massa. Namun seiring dengan perkembangan zaman, sorotan ini
akhirnya bisa diakomodir melalui penggunaan media sosial. Inilah yang digunakan orang-orang
berpengaruh. Mereka dapat menyoroti layanan atau barang yang diperoleh dari pemilik bisnis atau
brand.
Meski begitu, mendapatkan ketenaran bukanlah alat tukar yang umum. Jika pemilik bisnis dan
influencer mencapai kesepakatan sebelumnya, mendapatkan ketenaran dapat digunakan sebagai
hadiah dalam bekerja sama. Sejauh menyangkut periklanan, hubungan antara influencer dan pebisnis
atau pemilik brand mirip dengan hubungan antara stasiun TV dan pebisnis. Skemanya enggak jauh beda.
Para pelaku bisnis ingin produknya terkenal di seluruh masyarakat. Mereka lalu bekerjasama dengan
seorang influencer ngetop. Orang yang berpengaruh atau Influencer kemudian akan menggunakan
popularitasnya untuk merekomendasikan produk tersebut kepada pengikutnya.
Pertanyaannya kemudian adalah, apakah influencer mengomunikasikan layanan mereka dengan benar,
atau setidaknya proposal tersebut masuk akal bagi perusahaan?
Alexander Thian mengatakan dalam sebuah video di saluran YouTube pribadinya In Exchange for
Exposure bahwa sangat normal bagi orang-orang berpengaruh untuk menawarkan kerjasama dengan
imbalan ketenaran Yang justru perlu diperhatikan adalah bagaimana Anda menyampaikan imbalan
ketenaran tersebut.
Penawaran resmi yang dikirim via email adalah sebuah langkah yang tepat. Yang paling utama,
influencer tidak lupa memberikan intro tentang dirinya, karena tidak semua orang mengenali si
influencer tersebut. Sebelum akhirnya menjelaskan nilai apa yang bisa ditukar. Jika kedua belah pihak
sepakat tentang nilai-nilai kerja sama tersebut, itu jelas sangat bagus!
Penting bagi pelaku bisnis atau pemilik brand untuk memilih jasa influencer yang sesuai agar maksud
yang ingin disampaikan bisa lebih tepat diterima target audiens. ada 3 hal penting yang perlu
diperhatikan:


1. Relevansi


Untuk menentukan apakah influencer itu terkait dengan perusahaan atau brand, tidak hanya perlu fokus
pada jumlah pengikut dan target pasar, tetapi juga apakah konten yang biasa mereka unggah sesuai
dengan pesan bisnis atau brand yang ingin mereka sampaikan.
Mengapa? Pasalnya, influencer yang sering mempublikasikan tentang makanan belum tentu cocok
dengan brand atau produk bahan makanan organik. Influencer di industri musik belum tentu cocok
dengan brand yang menyediakan produk perawatan kulit.

Untuk alasan ini, perlu untuk secara khusus mempelajari nilai dan minat yang diberikan oleh influencer
melalui posisi mereka.


2. Interaksi dengan audiens


Kedekatan hubungan antara seorang yang memiliki pengaruh dan audiens sangat penting karena
audiens akan melihat dan menilai mereka sebagai orang yang ramah daripada sombong. Semakin
dinamis hubungan antara keduanya, semakin efektif marketing informasi sebuah brand.
Bagaimana cara melakukannya ? Perhatikan bagaimana pengikut bereaksi terhadap konten yang
diposting oleh influencer. Apakah mereka akan menanggapi, menyukai, berkomentar, atau menshare
kebanyak orang? Juga harus dipertanyakan apakah influencer sering menanggapi reaksi Audiens nya.


3. Perhatikan Reputasi influencer


Poin selanjutnya dan tak kalah pentingnya adalah memperhatikan reputasi influencer itu sendiri. Ingat,
orang yang berpengaruh mencerminkan orang yang dianggap berpotensi memengaruhi orang lain. Oleh
karena itu, agar citra bisnis Anda bagus, pilihlah influencer dengan track record yang baik. Pastikan
influencer tidak pernah tersandung kasus tertentu. Karena hal ini akan mempengaruhi keberlangsungan
bisnis Anda dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk atau layanan yang Anda berikan.


4.  Loyalitas audiens


Kemampuan influencer untuk mendorong pengikutnya untuk mengambil tindakan merupakan faktor
penting. Seringkali, pengikut setia akan lebih mudah menerima rekomendasi dari influencer. Jika pemilik
bisnis dan influencer mencapai kesepakatan sebelumnya, ketenaran dapat digunakan sebagai hadiah
untuk kerja sama.


5. Memperhatikan tingkat partisipasi


Selanjutnya atau poin keempat dalam menentukan influencer adalah dengan memprediksi tingkat
partisipasi. Partisipasi sangat penting bagi Anda, dan Anda harus memperhatikan sukses tidaknya
penggunaan produk yang disediakan oleh influencer tersebut.


6. Perhatikan Riwayat Influencer


Penting untuk memeriksa riwayat influencer sebelumnya, apakah dia pernah bekerja dengan brand
pesaing. Jika demikian, sebaiknya Anda tidak menggunakannya lagi. Karena itu pasti akan menurunkan
nilai brand Anda. Cobalah untuk mencari influencer yang tidak pernah benar-benar bekerja dengan
brand pesaing.
Juga, kembali ke pembahasan sebelumnya dan cari tahu apakah influencer memposting informasi
negatif melalui media sosial. Menjaga reputasi brand itu penting.


7. Pastikan orisinalitas Influencer


Saat memilih influencer, jumlah follower memang sangat penting. Brand atau produk Anda akan
semakin dikomunikasikan secara otomatis kepada ribuan atau bahkan jutaan pengikut influencer.
Namun, harap periksa dulu apakah pengikut itu asli atau hasil dari pembelian followers. Pasalnya,
followers saat ini bisa dengan mudah mendapatkannya hanya dengan membeli, tanpa harus
membangun personal branding.

Untuk melakukan ini, periksa aktivitas yang dikomunikasikan influencer dengan pengikut mereka.
Apakah jumlah suka sebanding dengan jumlah pengikut? Berapa banyak orang yang tertarik
mengomentari postingan di kolom komentar? Sebelum memutuskan untuk memilihnya, harap pahami
dengan cermat orisinalitas para influencer.
Nah rekan itulah ulasan dari beberapa tips pentingnya perilaku dan ketenaran Influencer dalam memilih
seorang influencer yang tepat untuk bisnis anda. Jika anda masih bingung dalam memilih influencer
yang tepat untuk bisnis , anda dapat berkomentar dibawah untuk berdiskusi secara gratis.. semoga
bermanfaat

Baca Juga

Cara Efektif Mencari Topik Konten Blog yang Dijamin Akan Ramai

Cara Efektif Mencari Topik Konten Blog yang Dijamin Akan Ramai

Apakah saat ini anda sedang mengalami penyakit otak buntu? Tidak tahu apa maksudnya ya? Bagi anda yang tisak tahu, otak buntu atau writer block merupakan penyakit

baca detail

8 Jenis Lead Magnet Yang Terbukti Efektif Dalam Menarik Perhatian Pelanggan

8 Jenis Lead Magnet Yang Terbukti Efektif Dalam Menarik Perhatian Pelanggan

Konsumen zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu, sekarang mereka lebih skeptikal, lebih suka membandingkan, dan lebih berhati-hati. Hal inilah yang menyebabkan

baca detail

Benarkah Riset Keyword Sangat Penting untuk Para Pebisnis Online?

Benarkah Riset Keyword Sangat Penting untuk Para Pebisnis Online?

Bagi kebanyakan pebisnis online tujuan membuat web konten berkualitas hanya ada satu yakni agar kontennya bisa dibaca oleh pengunjung web. Namun, kebanyakan pebisnis

baca detail

sukses di digital marketing

Cara Jualan Sukses dengan Digital Marketing

Penggunaan digital marketing sebagai strategi meningkatkan penjualan produk dan jasa dianggap jauh lebih cepat untung, tepat sasaran dan tidak sulit diaplikasikan. Cara

baca detail

PT Media Promosi Online

Cirebon

Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia

Bandung

Ruko Puri Dago no. A3 Jl. Terusan Jakarta
Antapani, Bandung 40293, Jawa Barat, Indonesia

Copyright © RajaBackLink.com 2020 - All rights reserved
Copyright © RajaBackLink.com 2020
All rights reserved

Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.