
Jika anda merupakan seorang penulis konten atau pemilik website yang sangat perduli dengan peringkat website, maka tentu saja anda sudah tidak asing lagi dengan SEO. Nah, SEO sendiri memiliki dua jenis yakni white hat dan black hat. Dilihat dari namanya keduanya memang memiliki perbedaannya masing – masing.
Namun, meskipun berbeda, keduanya bukan hal yang kontradiktif. Pada dasarnya, anda harus tahu bahwa Blackhat SEO dan Whitehat SEO memiliki tujuan yang sama yakni untuk meningkatkan peringkat atau rangking sebuah website. Ini artinya, situs anda akan lebih mudah ditemukan oleh mesin pencarian.
Inilah kunci yang akan membawa website berada di halaman pertama mesin pencarian, banyak memiliki pengunjung, dan akhirnya memiliki trafik yang tinggi. Lalu, manakah yang harus anda gunakan? Apakah penting memilih salah satunya atau bisa mengkombinasikan keduanya? Temukan jawabannya dalam penjelasan berikut ini.
Penjelasan tentang teknik blackhat SEO dapat diperoleh dari definisi dalam berbagai kamus. Pada dasarnya ini adalah sebuah cara optimalsiasi SEO yang dilakukan secara kasar. Secara mudahnya, anda akan melakukannya dengan memaksa search engine atau mesin pencarian untuk meningkatkan peringkat sebuah website.
Teknik untuk melakukannya pun lebih dari satu dimana tujuannya tentu meningkatkan trafik sebuah situs. Sebagai contoh adalah dengan melakukan teknik teknik untuk mengelabui mesin pencarian seperti Google misalnya. Cara yang paling sering dilakukan adalah menaruh terlalu banyak kata kunci di dalam sebuah artikel.
Apabila anda sering menulis konten, anda pasti tahu bahwa cara ini sering disebut degan nama keyword stuffing. Ada pula teknik lain dalam blackhat. Teknik tersebut adalah subpos atau kata kunci yang dipasang dengan transparan. Di lain sisi, keywords yang disembunyikanlah yang nantinya akan redirect otomatis ke halaman artikel lainnya.
Kemudian, langkah lain disebut dengan Link Farming atau sebuah cara untuk mengumpulkan link aktif dalam satu halaman yang sama. Blackhat SEO, tidak bisa dipungkiri memang memiliki kelebihan. Salah satunya adalah traffic website bisa meningkat dalam waktu cepat. Namun, percayalah semuanya tidak akan bertahan lama.
Jadi, sebaiknya anda menjauhinya. Mengapa? Semuanya berhubungan dengan algoritma mesin pencarian seperti Google yang akan selalu di update. Sudah sering terjadi bahwa website yang menggunakan teknik Blackhat SEO akan ditemukan. Bukan hanya itu, mereka akan di-blacklist oleh search engine atau mesin pencarian.
Berkebalikan dengan blackhat, teknik Whitehat SEO adalah teknik yang cukup baik. Jika anda memilih untuk menggunakannya, maka bisa dikatakan anda telah menerapkan etika yang baik untuk perkembangan situs. Biasanya, cara yang paling umum adalah dengan menggunakan keyword tertentu yang sering dicari.
Oleh karena itu, white hat SEO memang membutuhkan kesabaran karena membutuhkan waktu yang lumayan lama. Anda harus memiliki sebuah perjuangan dan dedikasi karena memiliki proses yang cukup lama. Namun, tenang saja. Hasilnya tidak akan sia sia dan dinilai lebih aman untuk sebuah situs.
Jika anda melakukan optimalisasi dengan tepat, maka hasil yang akan terlihat bisa lebih cepat. Cara ini dapat dikatakan cukup adil. Hal ini karena mesin pencarian akan memberikan penghargaan untuk situs yang berkualitas dengan cara menempatkan website tersebut di posisi paling atas dari mesin pencarian.
Biasanya, mereka juga sudah memenuhi semua persyaratan algoritma yang dimiliki oleh sebuah mesin pencarian. Untuk white hat, anda bisa melakukan optimalisasi SEO yang sesuai dengan aturan yang dimiliki oleh Google. Untuk itu, pelajari dan bacalah halaman pendoman webmaster dari mesin pencarian seperti Google.
Pedoman tersebut berisi tentang informasi detail seperti apakah proses aturan atau optimasi website yang sesuai dengan algoritma Google. Sebagai contoh adalah tentang keyword. Anda tidak dianjurkan untuk membuat sebuah artikel dengan terlalu banyak keyword. Selalu sesuaikan semuanya dengan jumlah kata yang dimiliki.
Kemudian, jangan pernah menipu pengunjung. Pasti anda pernah mengalami bukan ketika anda ingin mengklik sebuah link yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Setelah di klik, link tersebut justru membawa anda ke halaman lain yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan judul dari link itu.
Penipuan seperti inilah yang tidak dianjurkan. Jika ketahuan, bisa jadi website anda akan diberikan sanksi berupa penalty atau bahkan di blacklist oleh mereka. Di lain sisi, Google juga sangat mementingkan konten yang bermanfaat. Artinya memang bisa memberikan apa yang dicari oleh para pengunjung.
Buatlah sebuah konten secara natural meskipun anda menggunakan strategi SEO. Cara ini akan membuat pengunjung merasa lebih betah. Jangan lupa, konten yang anda tampilkan dalam website juga harus unik atau bukan merupakan konten plagiat. Jika plagiat, ada konsekuensi besar dan kecil yang harus anda hadapi.
Bengkel Interior Mobil Ini Bikin Kabin Nyaman dan Mewah Lagi di Bekasi
RajaBackLink.com Interior mobil yang bersih, rapi, dan nyaman sangat menunjang pengalaman berkendara. Seiring waktu, jok kotor, plafon kusam, atau bau tak sedap bisa
Sudahkah Anda Menyiapkan Strategi Jitu Menaklukkan Daftar Tantangan SEO Terberat Tahun 2026?
Memasuki awal tahun 2026, persaingan bisnis digital di Indonesia kini menuntut kesiapan strategi yang jauh lebih adaptif daripada periode sebelumnya. Anda harus memahami
Tablet Sebagai Saku — Kehebatan dan Kelemahan Samsung Galaxy Z Fold7
RajaBacklink.com - Sebagai ponsel lipat kelas premium yang menyatukan fungsi smartphone dan tablet dalam satu perangkat, Galaxy Z Fold7 hadir dengan gimmick “dua
Bengkel Spooring Balancing Ini Bikin Kamu Auto Lurus di Jakarta Timur
RajaBackLink.com Setir mobil terasa narik atau ban habis tidak rata? Jakarta Timur punya banyak bengkel spooring dan balancing yang siap bikin kamu auto lurus dan nyaman
PT Media Promosi Online
Cirebon
Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia
Bandung
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115, Jawa Barat, Indonesia
Informasi
Pembayaran
Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.