
Di dalam dunia blogging atau website, keyword memegang peranan yang sangat penting terlebih untuk membuat website atau blog dikenalo oleh mesin pencarian dan mendapatkan peringkat yang baik. Keyword bisa membuat konten atau tulisan anda lebih tertarget dan juga spesifik sehingga akan mendapatkan pembaca yang tertarget pula. Untuk mendapatkan keyword, seorang blogger bisa melakukan analisa terlebih dahulu atau melakukan riset keyword.
Namun, tak bisa dipungkiri bahwa setelah proses tersebut seringkali terdapat kebingungan yang muncul di benak para blogger seperti keyword manakah yang sebaiknya dipilih, bagaimana cara menggunaan keyword tersebut, hingga kebingungan tentang sebenarnya berapa kalikah keyword sebaiknya dipasang dalam sebuah konten.
Apabila blogger masih belum dapat mengelola keyword dengan tepat, maka rasanya melakukan riset selama berjam jam pun akan menjadi percuma. Jika anda mengalami permasalahan dan kebingungan serupa, maka anda berada di tempat yang tepat karena kami akan banyak membahas tentang keyword pada artikel kali ini.
Analisa Keyword
Kita akan memulai dari persoalan analisa keyword. Analisa keyword bisa dilakukan dengan dua cara yakni dengan menggunakan beberapa tool yang tersedia hingga melakukan analisa secara manual. Selain mengetahui keywords apa sajakah yang disarankan sesuai dengan niche blog anda, analisa ini juga akan membuat anda mendapatkan banyak informasi tentang keyword manakah yang memiliki volume tinggi, mengetahui nilai kesulitan keyword dan lain sebagainya. apabila anda memilih tool untuk membantu anda dalam melakukan analisa keyword, maka kami sarankan untuk menggunakan tool yang memberikan fitur komplit untuk urusan keyword ini. Hal ini akan membuat anda memiliki informasi yang lebih lengkap dan juga efektif. Anda bisa mendapatkan banyak referensi tentang tool – tool seperti ini di berbagai sumber seperti dari buku, internet, dan lain sebagainya.
Melakukan prioritas untuk keyword
Seperti yang sudah kami ungkapkan diatas, mencari keyword mungkin mudah karena anda bisa dibantu oleh banyak tool yang sekarang mulai menjamur. Namun, yang kemudian menjadi sulit adalah sebaiknya keyword manakah yang anda pilih mengingat biasanya tampilan daftar keyword akan menampilkan keyword dalam jumlah yang banyak. Untuk bisa memilih kata kunci yang tepat, maka ada beberapa prioritas keyword atau kata kunci yang dapat anda jadikan landasan.
Misalnya saja dengan tidak memilih keyword yang memiliki volume rendah tapi mempunyai tingkat kesulitan atau difficulty yang tinggi. Ini artinya, anda harus memprioritaskan hal yang sebaliknya yakni dengan memilih kata kunci yang memiliki volume tinggi namun tingkat kesulitan yang rendah. Nah, apabila anda ingin melepaskan faktor difficultynya, maka yang menjadi prioritas seharusnya adalah keyword yang sangat relevan dengan niche yang anda gunakan. Di lain sisi, akan lebih baik apabila anda juga menghapus keyword yang terlihat tidak masuk akal.
Dengan menggunakan keyword seperti diatas dan menjadikannya sebagai prioritas, maka konten anda pun akan menjadi lebih berkualitas. Di lain sisi, bukan tak mungkin website anda akan dikenali oleh Google dan mendapatkan peringkat yang lebih baik pada mesin pencarian paling populer tersebut.
Kuantitas keyword di dalam konten
Disinilah banyak blogger yang kemudian melakukan kesalahan. Hal ini karena peraturan Google sekarang berbeda dengan aturan yang dibuat oleh Google di Tahun 2013 atau tepatnya sejak Google mengeluarkan algoritma yang dikenal dengan nama Hummingbird. Jaman dahulu kala, kita tahu bahwa banyak blogger yang menuliskan keyword secara berulang ulang dalam konten yang dibuat. Tujuannya adalah agar Google paham bahwa blog tersebut memang mengincar kata kunci yang diulang ulang tersebut. Biasanya, kata kunci tersebut akan ditulis secara sama persis dengan apa yang ditampilkan pada Google Keyword Planner dimana setelahnya akan diberikan format seperti bold, italic, atau underline.
Tahukah anda, di jaman sekarang ini sebenarnya blogger tak harus pusing dengan berapa kuantitas keyword yang seharusnya mereka gunakan dalam sebuah konten karena sepanjang kita membuat konten yang memang berkaitan dengan keyword tersebut maka Google akan memahaminya. Inilah dampak dari algoritma hummingbird dimana Google akan bisa paham topi dari sebuah konten atau tulisan meskipun tidak mengandung keyword sama persis dengan apa yang ada di Google keyword planner.
Tips dari kami adalah, SEO memang penting, namun jangan jadikan ini sebagai hal yang menyulitkan dan membebankan anda. apabila memang anda belum menguasai SEO sepenuhnya, anda bisa menggunakan keyword hanya sebagai topik saja dan kemudian tulislah konten dengan apa yang ingin anda tulis secara natural dan apa adanya tanpa perlu dipusingkan dengan aturan dimana dan berapa banyak anda harus menempatkan keyword. Terlalu banyak hiasan seperti blod, italic, dan underline juga tidak baik. Memikirkan aturan aturan tentang SEO dan keyword justru akan membuat tulisan anda kaku dan kurang enak untuk diminati.
Namun, ini bukan berarti anda bisa mengabaikan keyword sepenuhnya dengan cara tak menggunakannya sama sekali. Setidaknya, pada sebuah konten atau artikel konten harus ditempatkan pada 3 tempat yang berbeda yakni di bagian URL, judul halaman, dan juga backlink. Itu saja sebenarnya sudah cukup untuk sebuah konten sepanjang memang apa yang anda tulis berkaitan dengan keyword yang digunakan.
Barulah setelah anda selesai dengan urusan keyword atau kata kunci ini anda bisa melanjutkan langkah pada optimasi on-page agar membuat konten anda menjadi ramah SEO dan memberikan peringkat yang baik untuk website.
Bengkel Dinamo Starter dan Alternator Ini Bikin Kelistrikan Kendaraan Kamu Aman di Bandung
RajaBackLink.com Sistem kelistrikan kendaraan, terutama dinamo starter dan alternator, adalah jantung yang menghidupkan dan menjaga performa mesin. Jika salah satu
Siapkah Anda Meningkatkan Konversi dengan Strategi Retargeting dan Google Ads di Tahun 2026?
Bagaimana cara Anda memastikan setiap pengunjung yang meninggalkan situs web tanpa melakukan pembelian tetap kembali untuk menyelesaikan transaksi mereka pada tahun
Perkuat Strategi Omnichannel Marketing Untuk Pengalaman Pelanggan Yang Konsisten Dan Loyal Di 2026
Memasuki tahun 2026, pelaku usaha di Indonesia wajib mengintegrasikan seluruh kanal penjualan mereka guna menghadapi perubahan perilaku konsumen yang semakin kompleks di
Bagaimana Cara Mengatasi Hambatan Besar Internet Marketing 2026 Agar Bisnis Tetap Eksis?
Memasuki awal tahun 2026, para pemilik usaha di Indonesia kini sedang berjuang mencari tahu bagaimana cara mengatasi hambatan besar internet marketing 2026 agar bisnis
PT Media Promosi Online
Cirebon
Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia
Bandung
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115, Jawa Barat, Indonesia
Informasi
Pembayaran
Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.