
Di tengah semakin banyaknya pilihan head unit mobil, dua produk yang sering muncul di marketplace adalah ESSGOO Head Unit Wince Single Din 5 Inch + Kamera Mundur 12 LED dan Skeleton Head Unit Android RAM 4+64GB 9 Inch. Meski harganya sama-sama ramah di kantong, keduanya punya dunia yang sangat berbeda. ESSGOO hadir sebagai head unit super murah berbasis Wince, sementara Skeleton lebih modern dengan sistem Android dan fitur komplit.
Agar Anda tidak salah pilih, berikut review lengkap ESSGOO, mulai dari spesifikasi, performa, kelebihan, hingga dibandingkan dengan Skeleton.
ESSGOO menyasar pengguna yang mencari head unit sederhana dan sangat terjangkau. Berikut spesifikasinya:
Tipe: Single Din
Layar: 5 Inch LCD Touchscreen
OS: Wince (bukan Android)
Kamera Mundur: 12 LED (termasuk dalam paket)
Fitur Unggulan:
FM Radio
USB & SD Card
Bluetooth untuk telepon & musik
MirrorLink (terbatas, tergantung HP)
Support kamera mundur AHD/analog
Audio: EQ sederhana
Konektivitas: Bluetooth + USB
Tipe Pemasangan: Universal Single Din
Dengan OS Wince, ESSGOO jelas ditargetkan untuk pengguna yang ingin head unit murah namun tetap punya fitur dasar yang bisa diandalkan.
1. Performa: Sederhana, Tidak untuk Aplikasi Berat
Karena menggunakan sistem Wince, ESSGOO tidak bisa menginstal aplikasi seperti YouTube, Maps, Spotify, atau WhatsApp. Anda hanya bisa menikmati musik, video offline, radio, Bluetooth audio, dan kamera mundur.
Perpindahan menu cepat karena sistemnya ringan, tetapi fiturnya sangat terbatas. Cocok untuk mobil yang hanya butuh hiburan dasar.
2. Layar 5 Inch: Kecil tapi Cukup Jelas
Layar ESSGOO berukuran 5 inci, jauh lebih kecil dibanding head unit Android 7–10 inci. Namun untuk harganya, kualitas tampilannya lumayan terang dan responsif.
Ukuran kecil membuatnya mudah dipasang bahkan di mobil lama atau dashboard sempit.
3. Kamera 12 LED: Nilai Tambah Besar
Salah satu keunggulan ESSGOO adalah paket kamera mundur 12 LED yang cukup terang pada malam hari. Untuk head unit super murah, kualitas kamera ini menjadi bonus yang sangat berguna.
4. Audio: Standar, Cocok untuk Pemakaian Harian
Kualitas suara ESSGOO cukup lumayan ketika disambungkan ke speaker bawaan mobil. Meski EQ sederhana, suara tetap jernih dan tidak pecah.
Jangan berharap kualitas audio premium, tetapi untuk musik casual sangat memadai.
5. Bluetooth: Lancar untuk Musik & Telepon
Bluetooth berjalan stabil untuk telepon dan streaming musik dari HP. Sinkronisasi cepat dan jarang putus.
1. Harga Sangat Murah (Termasuk Kamera Mundur!)
Ini adalah nilai paling besar dari ESSGOO. Anda mendapatkan head unit + kamera 12 LED dengan harga super terjangkau.
2. Single Din Universal
Mudah dipasang di mobil lama seperti Kijang, Carry, L300, hingga sedan lawas.
3. Tidak Lag Karena Sistem Ringan
Wince memang tidak bisa banyak aplikasi, tetapi menjadikannya stabil dan cepat.
4. Cocok untuk Pemula
Pengguna awam tidak perlu ribet menginstal aplikasi cukup colok USB atau sambungkan Bluetooth.
5. Kamera 12 LED Sangat Membantu Saat Parkir
Gambar cukup jelas, apalagi pada malam hari.
1. Bukan Android
Tidak mendukung YouTube, Maps, TikTok, Spotify, dan aplikasi lainnya.
2. Layar Kecil
Layar 5 inci terasa sempit untuk navigasi atau hiburan modern.
3. Fitur Sangat Terbatas
Tidak ada CarPlay, Android Auto, Google Play Store, GPS, dan sebagainya.
4. Kualitas Material Tidak Sebagus Head Unit Android
Casing plastik terasa ringan dan tipis.
5. Audio Biasa Saja
Tanpa DSP atau pengaturan lanjutan.
Sekarang mari bandingkan dengan head unit yang jauh lebih modern: Skeleton 9 Inch 4+64GB.
Keunggulan Skeleton
Android penuh, bisa instal YouTube, Maps, Spotify, dsb.
RAM 4 GB, performa jauh lebih cepat.
ROM 64 GB, dua kali lipat lebih besar.
Layar besar 9 inch IPS, nyaman untuk navigasi.
Fitur lengkap: CarPlay, Android Auto (tergantung varian).
Audio lebih baik, terutama dengan DSP.
Navigasi akurat, GPS built-in.
Skeleton jelas unggul dari semua aspek kecuali satu: harga.
Kekurangan Skeleton
Harga lebih mahal dari ESSGOO.
Beberapa batch chipset berbeda sehingga performa tidak selalu konsisten.
Wireless CarPlay/Android Auto kadang tidak stabil.
Tidak termasuk kamera mundur (tergantung paket).
Skeleton adalah pilihan bagi yang benar-benar ingin head unit modern dengan fitur lengkap.
ESSGOO Wince 5 Inch cocok untuk Anda yang:
Skeleton 4+64GB cocok untuk Anda yang:
Kesimpulannya:
ESSGOO adalah head unit murah yang “cukup” dan fungsional untuk penggunaan sederhana, sementara Skeleton adalah solusi serbaguna yang jauh lebih modern dan lengkap.
Perumahan Asri di Cileunyi: Keseimbangan Alam dan Akses Tol
RajaBackLink.com - Cileunyi, sebuah kawasan yang berkembang pesat di Bandung bagian timur, menawarkan perumahan yang menyeimbangkan nuansa asri dengan aksesibilitas yang
Pelembap untuk Mengurangi Tekstur Kulit Kasar dan Pori-Pori Besar
RajaBackLink.com - Untuk individu di Indonesia yang khawatir dengan tekstur kulit yang tidak merata, kasar, atau pori-pori yang terlihat besar, ada banyak pilihan
Tingkatkan Visibilitas Website dengan Strategi Promosi Backlink yang Tepat
Meningkatkan trafik dan peringkat di mesin pencari merupakan impian semua pemilik website, baik itu blog pribadi, situs toko online, hingga platform bisnis profesional.
Bagaimana Taktik Internet Marketing untuk UMKM 2026 Mampu Melipatgandakan Omzet?
Transformasi digital menuntut UMKM untuk mengadopsi Taktik Internet Marketing 2026 agar mampu melipatgandakan omzet. Mengapa taktik baru ini begitu penting? Karena
PT Media Promosi Online
Cirebon
Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia
Bandung
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115, Jawa Barat, Indonesia
Informasi
Pembayaran
Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.
Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.