Browser Anda tidak mendukung javascript.

RajaBacklink.com, Tempat Berkumpulnya Seluruh Blogger Indonesia
Digital Marketing dan Traditional Marketing, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
20-Dec-2019

Digital Marketing dan Traditional Marketing, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?


Ketika anda sedang memilih metode pemasaran mana yang ini anda gunakan kata "digital
marketing” atau pemasaran digital dan “traditional marketing” atau pemasaran tradisional" akan
selalu muncul di otak anda.
Kedua metode pemasaran ini memang menyulitkan anda karena anda ingin metode pemasaran
yang anda pilih dapat bekerja secara efektif dan dengan biaya yang murah.
Namun, sebelum anda mengikuti trend zaman sekarang yakni digital marketing, anda sebaiknya
perhatikan ulasan berikut karena tidak seperti yang anda dengar dari guru marketing, digital
marketing juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, hal ini juga berlaku untuk
traditional marketing.
Maka dari itu, anda perlu menyimak kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut.


Digital marketing

Digital marketing atau pemasaran digital merupakan metode pemasaran suatu produk/jasa yang
menggunakan media digital sekarang ini seperti internet atau perangkat mobile seperti
smartphone.
Digital marketing bisa mencakup banyak hal, mulai dari peningkatan kualitas SEO atau Search
Engine Optimization, email marketing, social media marketing, hingga penggunaan website bisa
dibilang sebagai digital marketing.
Digital marketing bisa dibilang sebagai metode pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasaran di
abad ke-21 ini karena semakin meluasnya penggunaan internet, bahkan di tahun ini saja
pengguna internet sudah mencapai 4.39 milyar atau setengah lebih dari populasi penduduk dunia.
Kelebihan digital marketing


1. Biaya yang lebih murah


Anda pasti sangat berhati-hati ketika mengeluarkan anggaran untuk promosi karena anda ingin
mendapatkan hasil maksimal dengan biaya yang minim.
Oleh karena itu, biaya yang lebih murah merupakan kelebihan digital marketing karena selain
metode pengiklanan yang berbayar, anda juga bisa menggunakan media digital gratis lainnya
seperti content marketing, peningkatan SEO website, dan promosi di media sosial.


2. Jangkauan lebih besar


Mengingat angka pengguna internet yang telah mencapai lebih dari setengah populasi dunia, hal
ini bisa membuat anda yakin kalau digital marketing merupakan tempat yang memiliki audiens
terbanyak.
Hal ini dibuktikan karena laporan statistika SEO menujukan bahwa di tahun ini 80% konsumen
mencari info di online sebelum membeli produk/jasa, 90% bisnis B2C mengatakan bahwa media
sosial merupakan alat pemasaran utama mereka, dan 95% bisnis B2B menggunakan Linkedin
sebagai alat pemasaran mereka.


3. Dapat diukur


Saat anda memasang iklan di papan iklan atau saat membagikan brosur, anda tidak akan tahu
pengaruhnya terhadap calon konsumen anda, tetapi dengan digital marketing, anda bisa
mengakses banyak informasi tentang konsumen anda.
Mulai dari berapa banyak yang mengunjungi website, jumlah like/share/comment di media
sosial, kampanye iklan digital, dan tools keyword online.


Kekurangan digital marketing


1. Tingkat persaingan yang tinggi

Dengan maraknya trend digital marketing sekarang ini, maka anda bisa menantikan kalau hampir
semua pesaing anda akan menggunakan metode pemasaran digital, bahkan untuk tahun depan
90% bisnis akan menggunakan strategi pemasaran digital.
Sehingga akan sulit sekali bagi anda untuk bersaing kalau sepenuhnya anda mengandalkan
digital marketing, terutama kalau usaha anda ini masih baru, dan tidak memiliki relasi yang
banyak.


2. Beberapa niche tidak menggunakan media digital


Anda perlu tahu kalau kebanyakan konsumen yang menggunakan media sosial merupakan
konsumen yang selalu mencari harga yang murah, sehingga kalau bisnis anda ini menawarkan
produk/jasa dengan harga yang mahal, terutama yang bisnisnya merupakan B2B atau bisnis ke
bisnis, maka untuk mencari klien ideal anda di media sosial atau internet akan sangat sulit.


Traditional marketing


Traditional marketing atau pemasaran secara digital merupakan metode pemasaran yang lama
karena jika anda menggunakan metode pemasaran ini, anda akan menggunakan media cetak atau
cara lama promosi sebelumnya yang bisa anda temukan di setiap hari. Contohnya, koran,
majalah, televisi, radio, telepon, dan brosur atau pamflet.
Walaupun begitu, seiring dengan perkembangan zaman, traditional marketing mengalami banyak
perubahan, tetapi inti dari traditional marketing masih sama yaitu produk/jasa, harga, tempat, dan
promosi.


Kelebihan traditional marketing


1. Memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi


Hal ini mungkin kedengaran aneh atau konyol bagi anda karena mungkin anda berpikir,
memangnya di zaman modern ini, siapa sih yang masih melakukan promosi koran atau tv?
Jawabannya mungkin akan mengejutkan anda, karena sudah banyak bisnis yang menggunakan
strategi pemasaran tradisional dan berhasil mendatangkan konsumen ideal ke toko mereka.
Walaupun digital marketing memiliki jangkauan yang lebih luas, tetapi internet hanya sebatas
media penyalur komunikasi. Jadi, tidak setiap orang akan tertarik dengan produk/jasa yang anda
pasang di internet, anda juga perlu melakukan pendekatan lebih dalam.


2. Pesan marketing lebih mudah diingat dan dimengerti


Sebuah studi yang dilakukan di Kanada menunjukan bahwa pesan marketing yang terdapat di
kertas dapat memudahkan pembacanya untuk mengingat dan mengerti pesan yang ingin
disampaikan. Jadi, traditional marketing juga berguna kalau anda ingin meningkatkan brand
awareness lebih efektif.

 
Kekurangan traditional marketing


1. Lebih mahal


Traditional marketing membutuhkan jumlah investasi yang banyak dan tidak dapat menjamin
hasil yang pasti karena ketika anda mengeluarkan biaya pengiklanan untuk koran atau siaran
radio, maka di saat itu juga merupakan satu-satunya kesempatan bagi anda untuk menarik
perhatian konsumen, dan kalau anda ingin melakukannya lagi, maka anda diharuskan untuk
mengeluarkan biaya lagi.


2. Tidak dapat diukur


Anda perlu mengetahui seberapa efektif kampanye iklan yang anda jalankan sehingga anda bisa
menentukan kalau anda ini perlu melanjutkan kampanyenya atau tidak. Sayangnya, jika anda
menggunakan traditional marketing, maka anda tidak akan tahu seberapa besar pengaruhnya.


3. Sulit untuk ditargetkan


Anda pastinya mau pesan marketing yang anda sampaikan terbaca oleh target konsumen anda.
Misalnya, jika anda menjual suplemen diet, maka anda ingin pesan marketingnya terbaca oleh
orang yang ingin menjalani diet. Namun, hal ini tidak bisa anda lakukan di traditional marketing
karena yang anda tahu hanya memasang iklan dan berharap target konsumen anda melihatnya.

Baca Juga

strategi online marketing

Tips Marketing Online yang Bagus dan Berhasil

Pemasaran yang gencar-gencarnya dilakukan saat ini berupa pemasaran daring, metode pemasaran daring memanfaatkan beberapa hal salah satunya menggunakan blog, sosial

baca detail

Apa Itu ‘Blackhat’ dan Mengapa Harus Dihindari dalam Mendapatkan Backlink

Apa Itu ‘Blackhat’ dan Mengapa Harus Dihindari dalam Mendapatkan Backlink

SEO atau search engine optimization adalah salah satu kekuatan untuk menggerakkan lalu lintas pada sebuah website dimana ini juga mampu membuat website agar bisa

baca detail

Tips Memilih Iklan yang Paling Cocok untuk Website Anda

Tips Memilih Iklan yang Paling Cocok untuk Website Anda

Pemasangan iklan di website sebagai alat promosi memang lebih diperlukan di zaman yang serba digital seperti sekarang ini karena dari jutaan bahkan sampai 1.5 milyar

baca detail

Bisnis Online Susah Berkembang Di Dunia Marketing? Mungkin ini 4 Penyebabnya

Bisnis Online Susah Berkembang Di Dunia Marketing? Mungkin ini 4 Penyebabnya

Akibat berkembangnya pengaruh dari zaman digital sekarang ini, tentu saja hal ini telah merubah segala elemen yang ada di masyarakat mulai dari cara orang berkomunikasi

baca detail

PT Media Promosi Online

Cirebon

Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia

Bandung

Ruko Puri Dago no. A3 Jl. Terusan Jakarta
Antapani, Bandung 40293, Jawa Barat, Indonesia

Copyright © RajaBackLink.com 2020 - All rights reserved
Copyright © RajaBackLink.com 2020
All rights reserved

Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.