Browser Anda tidak mendukung javascript.

RajaBacklink.com - Jasa Backlink Murah Berkualitas dan Jual Beli Backlink
Bagikan:
Pembaca Konten
28-Oct-2019
Artikel   »   Blogger

Cara Mudah Untuk Tahu Jika Pembaca Bosan Dengan Konten Anda


Pembaca yang bosan merupakan mimpi buruk bagi penulis konten.
Kalau anda sendiri seorang penulis konten, tentu saja, anda tahu bahaya konten yang
membosankan karena jika tidak ada pembaca yang sanggup untuk membaca konten anda hingga
selesai, maka tugas anda sebagai penulis konten telah gagal.
Hal ini dikarenakan pembaca itu memiliki toleransi yang sangat minim terhadap kebosanan
sehingga dengan satu klikan saja semua sudah hilang.
Nah, agar konten anda tidak terdengar seperti ceramah para guru SMA atau SMK yang bikin
ngantuk. Lebih baik sekarang anda baca konten anda sendiri dan perhatikan cara mudah di
bawah ini yang menunjukan kalau pembaca bosan dengan konten anda, tapi jangan khawatir di
sini juga membahas solusinya.


1. Tidak ada like, share, dan comment
Indikator yang paling mudah anda amati untuk menunjukan kalau pembaca merasa bosan dengan
konten anda adalah sepinya pengunjung untuk membaca konten anda. Tapi bagaimana bisa anda
tahu kalau konten anda bisa dibilang sepi?

Anda bisa tahu kalau konten anda itu dibilang sepi jika kontennya tidak ada like, share, dan
comment. Seberapa banyak like, share, dan comment yang anda terima menunjukan seberapa
banyak pembaca yang telah membaca konten anda hingga selesai.
Dan kalau anda sering mendapat like, share, dan comment, tetapi angkanya menurun secara tiba-
tiba. Hal ini berarti topik yang anda buat itu membosankan, sehingga bagi pembaca konten anda
itu tidak layak untuk mendapat like, share, dan comment.
Solusi
Bisa saja konten anda sulit untuk dilihat pengunjung sehingga konten anda bisa sepi oleh karena
itu pengaturan SEO yang tepat bisa memperbaiki masalah ini. Untuk memaksimalkan SEO, anda
perlu tahu keyword mana yang sering dicari pengguna search engine dalam sebulan dan
sesuaikan keyword tersebut dengan isi konten anda sehingga konten anda bisa muncul di atas
halaman pencarian.
Dan untuk masalah konten yang dulunya ramai tetapi sekarang menjadi sepi. Untuk masalah ini,
anda membutuhkan suatu inovasi baru karena konten yang dibahas sebelumnya oleh penulis lain
akan membuat pembaca kebosanan karena mereka sudah tahu konten itu mengarah ke mana.
Jadi, anda perlu menanggapi dari sudut pandang anda sendiri mengenai suatu isu karena menulis
sendiri merupakan sebuah seni sehingga cara penyampaianpun untuk satu isu bisa ditulis melalui
sepuluh pendekatan yang berbeda oleh karena itu brainstormlah otak anda.

2. Pembuka konten yang lemah
Jika judul konten anda telah menarik pembaca untuk mengklik konten anda, maka selamat anda
telah menyelesaikan tahap pertama. Namun, di tahap selanjutnya merupakan tahap yang paling
sulit karena banyak sekali pembaca yang mengklik konten dan keluar dalam 10 detik. Tapi
kenapa mereka bisa keluar begitu saja?
Ada banyak alasan kenapa pembaca tidak sudi untuk melanjutkan membaca konten anda seperti
isi yang tidak sesuai dengan judul, terlalu formal, dan sebagainya, tetapi biasanya mereka akan
merasa bosan kalau melihat pembuka konten yang lemah.
Solusi
Untuk mengatasi masalah ini anda perlu membuat pembuka anda semenarik mungkin dengan lima
cara berikut:
ï‚· Awali pembuka dengan pertanyaan
ï‚· Bagikan anekdot atau kutipan
ï‚· Bikin mereka memikirkan sesuatu,
ï‚· Sediakan data yang mengejutkan mereka
ï‚· Gunakan analogi, metafora, dan perumpamaan

3. Konten terlihat acak-acakan
Mau pilih yang manakah ketika anda di tawari untuk berdiam satu malam di ruangan yang
banyak sampah, acak-acakan, kumuh, dan banyak hama atau anda lebih memilih untuk tinggal di
ruangan yang mewah, rapi, bersih, dan berkelas tinggi? Pastinya anda akan memilih pilihan yang
kedua.
Nah, di konten anda juga harus sama seperti ruangan mewah itu karena biasanya, pengunjung
akan merasa sebal karena mereka memiliki kesulitan dalam mencerna informasi yang anda
sampaikan jika konten anda terlihat acak-acakan.
Solusi
Cara agar konten anda enak dibaca, coba perhatikan apakah konten anda terlihat acak-acakan
seperti lapisan teks yang tebal tanpa ada batas pemisah, ukuran subheading yang tidak beraturan,
dan penggunaan list yang kurang.
Setelah anda tahu bagian mana yang acak-acakan, maka anda perlu membagi lapisan teks yang
tebal menjadi paragraf yang kecil-kecil (tiga sampai lima kalimat sudah cukup), tapi pastikan
setiap paragraf itu memiliki ide tersendiri.
Sekarang perhatikan subheading yang ada di konten anda karena setelah membaca judul,
pembaca akan melihat subheading untuk memastikan apakah konten anda memang berguna atau
tidak. Jadi, pastikan subheadingnya menarik dan membahas ide tersendiri.

4. Anda bicara dengan siapa?
Pembaca akan merasa bosan jika konten anda tidak mengutamakan mereka karena inilah aturan
utama suatu konten yaitu: Prioritaskan audiensi anda.
Jika anda hanya membuat konten tanpa mengikutsertakan pembaca, maka pembaca juga malas
untuk membaca konten anda hingga selesai karena jika menurut pembaca konten yang anda buat
itu tidak bisa mengatasi masalah mereka, maka mereka akan kebosanan dan lebih baik mencari
konten bermanfaat lainnya daripada memperhatikan seberapa pintar diri anda
Solusi
Nah, untuk mengatasi masalah ini anda perlu membuat konten yang bisa membicarakan masalah
pembaca secara langsung. Tetapi bagaimana bisa anda membicarakan masalah kepada pembaca
secara langsung?
Anda bisa mengawali untuk membuat konten interaktif dengan menggunakan kata anda, atau kamu daripada kata saya. Kata anda ini sering digunakan oleh para marketer karena mereka
tahu kekuatan kata anda, bahkan studi dari Yale menunjukan kalau anda atau you dalam bahasa
inggris merupakan kata yang paling berpengaruh.

Dengan kata “anda” ini pembaca akan tahu kalau anda memang peduli terhadap masalah mereka
sehingga mereka akan lebih giat untuk membaca konten anda hingga selesai.

Bagikan:

Baca Juga

Gambar sekelompok siswa berinteraksi dengan warga komunitas dalam sebuah acara di luar sekolah.

Integrasi Komunitas: Sekolah sebagai Pusat Kolaborasi di Jakarta Selatan

RajaBackLink.com - Pendidikan yang relevan adalah pendidikan yang terhubung erat dengan komunitas di sekitarnya. Di Jakarta Selatan, beberapa sekolah swasta menonjol

baca detail

peran_penting_backlink_berkualitas_bagi_kesuksesan_seo

Bagaimana Cara Bisnis Anda Bertahan Menghadapi Tantangan Digital Marketing yang Semakin Dinamis 2026?

Bagaimanakah pelaku usaha di Indonesia dapat memastikan keberlangsungan operasional mereka di tengah badai perubahan algoritma yang sangat masif pada tahun 2026? Anda

baca detail

Gempuran Tantangan Marketing

Gempuran Tantangan Marketing Semakin Berat, Ini Strategi yang Wajib Dilakukan Sekarang Juga

Memasuki tahun 2026, dunia bisnis digital mengalami perubahan yang semakin cepat. Kemajuan teknologi, kecerdasan buatan (AI), hingga perubahan perilaku konsumen membuat

baca detail

Pemasaran Sekolah Negeri Akan Lebih Efektif Menggunakan Jaringan Blogger

Pemasaran Sekolah Negeri Akan Lebih Efektif Menggunakan Jaringan Blogger

Pemasaran untuk menarik minat siswa baru adalah tantangan yang dihadapi banyak sekolah negeri saat ini. Dengan perubahan tren digital, sekolah-sekolah ini perlu lebih

baca detail

PT Media Promosi Online

Cirebon

Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia

Bandung

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115, Jawa Barat, Indonesia

Jaringan Kami

RajaKomen.com Rajapress.com TryOut.id tampang.com RajaSEO.com RajaFrame.com Rajamonitoring.com
Copyright © RajaBackLink.com 2026 - All rights reserved
Copyright © RajaBackLink.com 2026
All rights reserved
RajaBacklink.com

Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.

RajaBacklink.com

Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.