Browser Anda tidak mendukung javascript.

RajaBacklink.com, Tempat Berkumpulnya Seluruh Blogger Indonesia
Bisnis Online Itu Sulit Kalau Anda Melakukan 10 Kesalahan Ini
24-Nov-2019

Bisnis Online Itu Sulit Kalau Anda Melakukan 10 Kesalahan Ini


Memulai bisnis online sendiri bisa menjadi bagian yang akan merubah hidup anda untuk
selamanya karena tidak seperti bekerja di mana anda hanya memegang tanggung jawab tertentu.
Di bisnis online, anda bertanggung jawab atas segalanya sehingga kemampuan saja belum
cukup, anda juga butuh komitmen dan ketekunan yang lebih.
Namun, bagi kebanyakan orang ada satu hal yang menghambat mereka untuk memulai bisnis
online sendiri yaitu risiko. Anda mungkin pernah mendengar kalau 90% bisnis online akan gagal
kurang dari 120 hari sehingga anda beranggapan kalau menjalankan bisnis online itu sulit, tetapi
tidak selamanya sulit karena bisnis online hanya bisa dikatakan sulit kalau anda melakukan 10
kesalahan ini.


1. Tidak memiliki rencana yang jelas


Tidak memiliki rencana yang jelas berarti anda berencana untuk gagal. Walaupun begitu, anda
tidak perlu rencana bisnis formal yang tebalnya bisa mencapai 20 halaman atau lebih untuk
memulai bisnis, anda hanya memerlukan rencana bisnis yang simpel, tetapi jelas.

Anda harus mengetahui siapa saja konsumen anda. Dari sini, anda bisa memperhatikan apa
masalah mereka dan bagaimana anda bisa memasarkan produk/jasa yang bisa mengatasi masalah
mereka. 


2. Terlalu fokus ke hal yang kecil


Fokus merupakan kunci utama untuk meraih kesuksesan. Sebagai pengusaha online anda bisa
memperkirakan kalau nantinya terdapat banyak tugas yang perlu anda selesaikan.
Dari sini anda harus berhati-hati saat fokus ke hal tersebut karena kebanyakan pengusaha
membuang waktu berharga mereka ke hal-hal yang tidak ada manfaatnya untuk perkembangan
bisnis mereka sehingga mengakibatkan bisnis mereka tidak berkembang.
Jadi, hal yang tidak bisa membawa perkembangan seperti memikirkan desain kartu bisnis atau
logo hanya membuang waktu, oleh karena itu kumpulkan semua kegiatan bisnis dalam daftar
khusus dan pilih kegiatan mana yang bisa membawakan uang ke bisnis anda. Contohnya,
pemasaran, memperluas networking, dan sebagainya.


3. Tidak memperhatikan masuknya arus keuangan


Bisnis offline atau online akan tetap hidup selama ada arus kas yang mengalir, tetapi dengan
memulai bisnis online sendiri, ada kemungkinan kalau bisnis anda akan kehabisan uang sebelum
menghasilkan apapun, sehingga pemecatan karyawan secara massal atau menyatakan
kebangkrutan sering terjadi.
Mulai dari sekarang, anda harus memperhatikan arus keuangan perusahaan anda dan buat
laporannya, mulai dari seberapa banyak uang yang anda miliki, kecepatan pengeluaran kas, dan
pastikan kalau anda memiliki rencana untuk mendapatkan lebih banyak uang sebelum kehabisan.


4. Menjual dengan harga yang terlalu rendah


Bisnis memerlukan keuntungan dari setiap produk/jasa yang terjual untuk tetap berdiri karena hal
ini sesuai dengan prinsip bisnis yaitu permainan laba margin oleh karena itu harga yang anda
tawarkan harus sesuai dengan nilai yang bisa konsumen anda dapat dari produk atau jasa anda.
Jadi, jangan menjual dengan harga yang terlalu rendah, pastikan harganya bisa menghasilkan
keuntungan untuk sementara dan kalau anda sudah merasa bisnisnya semakin berkembang, anda
bisa menaikkan harganya.


5. Tidak menyediakan layanan customer service


Dikarenakan semenjak banyak transaksi yang terjadi di internet, hal ini membuat banyak bisnis
online untuk mengabaikan kekuatan customer service, tapi anda perlu tahu jika ada konsumen
yang merasa puas dengan produk/jasa anda, maka ada kemungkinan besar kalau mereka akan
kembali mengunjungi website anda.

Maka dari itu, agar bisa menjaga kesetiaan konsumen, anda perlu memiliki cara untuk
berinteraksi dengan orang yang mengunjungi situs anda, baik dengan melalui chat, email, atau
call. 


6. Terlalu memberi banyak dan tidak mendapatkan apapun


Hal ini sering dilakukan oleh para pebisnis online karena mereka mengira kalau mereka
memberikan sesuatu yang gratis seperti sample, ebook, dan sebagainya, maka orang akan merasa
lebih senang sehingga pebisnis bisa mengubah orang itu untuk menjadi konsumen tetap mereka.
Cara ini bisa anda lakukan, tetapi anda perlu mempertimbangkan dampak dari barang gratis itu
karena konsekuensi dari barang gratis itu akan semakin terasa oleh karena itu saat menawarkan
barang gratis, anda bisa meminta sesuatu dari konsumen selain uang, seperti alamat email
sehingga anda bisa menawarkan produk atau jasa anda ke konsumen itu untuk waktu yang lama.


7. Tidak terlalu mengandalkan media sosial


Media sosial sebagai alat promosi sudah menjadi sesuatu yang wajib karena saat ini konsumen
online yang menggunakan media sosial di Indonesia sudah mencapai 86.5 juta.
Angka sebanyak itu tidak bisa anda abaikan, tetapi anda juga harus pandai dalam memilih media
sosial mana yang tepat dengan audiens anda. Contohnya, Facebook dan Pinterest cocok untuk
penjualan produk, tetapi kalau anda ingin menawarkan jasa ke perusahaan, maka Linkedin
merupakan media sosial terbaik.


8. Terlalu banyak memperkerjakan


Semakin berkembangnya bisnis anda, maka semakin banyak orang yang perlu anda kerjakan
untuk mengatur bisnis, tetapi jangan terburu-buru ketika memperkerjakan seseorang karena
karyawan itu mahal sehingga kalau anda salah pilih orang, maka anda merugikan bisnis anda
sendiri. Jadi, ketika memperkerjakan orang lihat kemampuannya, jangan sikapnya saja.


9. Memiliki ekspektasi yang tidak realistis


Bisnis akan memakan banyak waktu untuk berkembang karena tidak ada namanya bisnis yang
sukses dalam sehari oleh karena itu anda harus memiliki ekspektasi yang realitas dan anda juga
bisa melupakan work/life untuk 5 tahun pertama karena kebanyakan bisnis akan meraih
kesuksesan setelah 4 sampai 8 tahun berdiri.


10. Mengira semuanya akan bekerja


Hanya karena suatu strategi bekerja untuk suatu perusahaan bukan berarti hal yang sama akan
berkerja untuk usaha anda. Jadi, mulailah berpikir kritis tentang apa yang anda baca dan lihat,
mulailah dengan eksperimen kecil jika eksperimen itu bekerja, maka tingkatkan terus sampai
perusahaan anda berkembang besar atau anda bisa meminta bantuan dari pihak konsultan dan
mentor.

Baca Juga

Mengenal Apa Itu Backlink Dofollow dan Apa Itu Backlink Nofollow

Mengenal Apa Itu Backlink Dofollow dan Apa Itu Backlink Nofollow

Aktivitas SEO atau search engine optimization selalu meilbatkan backlink karena bagi kebanyakan blogger backlink sudah menjadi ritual harian agar bisa meningkatkan

baca detail

10 Daftar Strategi SEO Terbaik Di Tahun 2019

10 Daftar Strategi SEO Terbaik Di Tahun 2019

SEO atau search engine optimization merupakan upaya peningkatan peringkat suatu situs website agar berada di paling atas halaman pencarian sehingga situs itu dapat

baca detail

Yakin Sudah Jago SEO? Yuk Coba Jawab Kuis dan Pertanyaan Tentang SEO Ini

Yakin Sudah Jago SEO? Yuk Coba Jawab Kuis dan Pertanyaan Tentang SEO Ini

SEO memang menjadi sebuah hal yang menarik untuk dibahas, terutama jika anda sedang memulai mengelola website atau blog. Bahkan, SEO juga selalu diperhatikan oleh mereka

baca detail

4 Rencana Aksi Mingguan untuk Menjadi Penulis Blog yang Handal

4 Rencana Aksi Mingguan untuk Menjadi Penulis Blog yang Handal

Banyak orang yang mengklaim dirinya adalah seorang penulis tanpa mereka sadari jika sebenarnya mereka hanyalah orang orang yang menulis di saat saat tertentu saja.

baca detail

PT Media Promosi Online

Cirebon

Jl. Pangeran Cakrabuana No. 201, Sumber
Cirebon 45171, Jawa Barat, Indonesia

Bandung

Ruko Puri Dago no. A3 Jl. Terusan Jakarta
Antapani, Bandung 40293, Jawa Barat, Indonesia

Copyright © RajaBackLink.com 2019 - All rights reserved
Copyright © RajaBackLink.com 2019
All rights reserved

Seseorang dari Semarang memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bandung memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Yogyakarta memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bali memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Makasar memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Surabaya memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Medan memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jambi memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 10 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bekasi memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bogor memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pontianak memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Deli Serdang memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Brebes memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Mataram memesan 2 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jogjakarta memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Depok memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Surabaya memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Denpasar memesan 6 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Makassar memesan 4 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pekalongan memesan 3 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 7 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Pemalang memesan 8 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Jakarta memesan 9 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Tegal memesan 5 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Lumajang memesan 9 backlink untuk websitenya.

Seseorang dari Bandung memesan 10 backlink untuk websitenya.